PERUT GADIS INI SEMAKIN HARI SEMAKIN MEMBESAR! SETELAH DIPERIKSA , ISI PERUTNYA BUATKAN DOKTOR TERKEJUT MELIHATNYA!

PERUT GADIS INI SEMAKIN HARI SEMAKIN MEMBESAR! SETELAH DIPERIKSA , ISI PERUTNYA BUATKAN DOKTOR TERKEJUT MELIHATNYA!

Suatu hari, perut Tina terasa sakit luar biasa, bahkan sampai hampir pengsan. Tapi, yang paling mengerikan adalah perutnya tidak berhenti membesar.

Melihat kejadian mengerikan itu, orangtuanya segera membawanya ke hospital. Setelah di cek, ternyata Tina mengidap penyakit khoriokarsinoma (tumor ganas yang berasal dari jaringan yang mengandung trofoblas). Doktor mengatakan hidupnya hanya sisa satu bulan.

Sebulan kemudian, Tina membuktikan doktor salah. Ia sudah boleh berjalan dan keluar dari hospital. Orangtuanya melihat sinar harapan dari kepulihan tubuh Tina.

Namun, siapa sangka penyakitnya kambuh dan kondisinya memburuk lagi. Tina pun harus masuk ke hospital lagi. Anehnya, penyakit yang dideritanya berbeza.

Tina menderita sarkoma uterus (sel-sel ganas kanser terbentuk di otot-otot rahim atau jaringan penyokong rahim lain. ) Kansernya sudah menyebar dari rahim sampai ke perut.

Jikalau mau dioperasi pun, kansernya tidak dapat dibersihkan total, sedangkan pengobatan seberti kemoterapi tidak berperan banyak dalam menyembuhkan keadaannya. Orangtua Tina hanya boleh membawanya pulang.

Tubuh Tina semakin hari semakin kurus. Ia sering batuk-batuk, perutnya bergetar sehingga air mengucur dari celah jahitan bezah pada perutnya sampai spreinya pun basah.

Tina hanya boleh berbaring melihat perutnya yang membesar setiap harinya. Bahkan lebih besar dari ibu yang sedang mengandung kembar.

Sekarang, Tina hanya boleh mengandalkan mesin untuk bernafas. Tangannya kurus dan seperti tersisa tulang saja.

Tubuhnya tidak memiliki reaksi yang buruk, semuanya terlihat normal, namun tidak ada yang tahu penyakit aneh apa yang ia dapati.

Awalnya sedang bersiap-siap untuk ujian SMA, Tina malah harus menghadapi cobaan seperti ini. Melewati hari demi hari dan hanya boleh berharap doktor dapat menyembuhkan penyakitnya, supaya suatu hari nanti, ia dapat kembali ke sekolahnya.

Sumber : chemanfans

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *